Tidak Ingin Pengajuan Klaim Asuransi Rumah Anda Ditolak? Lakukan Ini

Selain wajib punya asuransi jiwa, kita juga mesti memiliki asuransi rumah. Mengapa? Sebab rumah yang menjadi tempat kita berteduh selama ini juga harus dilindungi dari resiko yang tidak diinginkan, seperti kebakaran dan kerusuhan. Di samping itu, di dalam asuransi rumah juga disediakan perluasan jaminan terutama dari bencara alam seperti tanah longsor, angin topan, banjir, dan lain sebagainya. Membeli asuransi rumah bukan berarti menghindarkan rumah dari resiko yang demikian. Namun, bila terjadi problema seperti di atas maka kerugian dapat dialihkan ke perusahaan asuransi dalam bentuk keuangan sehingga dalam waktu dekat rumah Anda dapat dibangun kembali.

klaim asuransi rumah

Dalam sebuah asuransi (terutama asuransi rumah), salah satu hal yang harus dipastikan adalah mengenai pengajuan klaim. Pasalnya, bila pengajuan klaim tidak diterima oleh perusahaan asuransi maka dapat dipastikan pengalihan kerugian tidak dapat dilakukan. Apakah Anda juga memiliki asuransi rumah? Jika iya, tidak ingin mengalami hal demikian, bukan? Oleh sebab itu, berbagai kiat perlu dilakukan untuk menghindari hal tersebut, seperti:

Bayar premi sesuai prosedur

Premi sering disebut sebagai suatu pembayaran yang mana besar atau kecilnya premi disesuaikan dengan perluasan jaminan yang Anda ambil dan harga rumah yang Anda asuransikan. Dalam hal ini, untuk menghidari ditolaknya klaim asuransi, pembayaran premi asuransi rumah mesti dilakukan sesuai prosedur baik itu pengisian formulir yang jelas dan benar maupun jumlah dana premi yang cukup untuk membayar premi. Selain itu, pastikan pula premi dbibayarkan sebelum jatuh tempo agar Anda tidak dikenakan finalti ataupun denda bahkan pemutusan kontrak sebagai nasabah asuransi.

Lapor sebelum lewat dari 72 jam

Salah satu prosedur pengajuan klaim asuransi rumah ialah nasabah wajib melapor kepada perusahaan tidak lebih dari 72 jam. Jika peristiwa yang terjadi lebih dari waktu yang telah ditentukan, besar kemungkinan akan ditolak oleh perusahaan asuransi sebab sudah dianggap di luar ketentuan yang berlaku. Inilah salah satu alasan mengapa pentingnya menyeleksi perusahaan asuransi yang ingin dipilih pada awal pembelian asuransi untuk mendapatkan perusahaan yang memiliki banyak cabang supaya relatif mudah menjangkau lokasi untuk melakukan pengajuan.

Lengkapi dokumen dan bukti yang dibutuhkan

Untuk memperkuat pengajuan, sebaiknya selain melengkapi dokumen seperti polis asli dan bukti pembayaran premi, juga pentng menyertakan bukti-bukti yang bersangkutan. Misal rumah Anda mengalami kebanjiran, Anda bisa memberikan bukti berupa foto atau surat keterangan dari pemerintah setempat. Ingat, tanpa dokumen dan bukti yang lengkap pengajuan klaim asuransi rumah dapat ditolak, oleh sebab itu tak apa repot sedikit asalkan pengajuan klaim Anda dapat diproses sesuai harapan.

Pastikan isi polis sesuai

Perlu Anda ketahui, yang juga berpengaruh besar terhadap pengajuan klaim asuransi ialah polis. Di dalam polis asuransi terdapat uraian yang menerangkan jaminan yang bisa diklaim oleh nasabah. Jika, fenomena yang terjadi tidak sesuai dengan isi perjanjian dalam polis bukan tidak mungkin pengajuan menjadi terhambat. Maka dari itu selain melakukan pembelian asuransi rumah, ketika ingin mengajukan klaim polis asuransi juga harus disesuaikan dengan fenomena yang dialami supaya pengjuan diproses dengan lancar.

Memiliki asuransi rumah tapi tidak dapat diklaim tentu akan percuma karena kerugian yang Anda tanggung tidak dapat dialihkan sesuai harapan. Oleh sebab itu, penting menyiasatinya dengan beberapa hal di atas supaya pengajuan klaim suatu saat dapat diproses dengan baik oleh perusahaan asuransi.

Asuransi, Pentingkah?

Investasikan sebagian pendapatanmu untuk asuransi. Asuransi, pentingkah?

  • Ketika mengalami kecelakaan dan butuh biaya pengobatan & perawatan, polis asuransi bisa digunakan untuk mendapatkan ganti rugi
  • Ketika dana pendidikan makin mahal, tidak perlu takut anak tidak bisa sekolah karena bisa mengajukan pengambilan dana
  • Ketika pabrik terbakar, tidak perlu bersedih karena bisa dapat ganti rugi untuk membangun kembali pabrik dan menjalankan operasional dengan dana ganti rugi

Resiko Tidak Mengasuransikan Pabrik

resikoBerkembangnya perekonomian di Indonesia membuat banyak pabrik-pabrik baru yang bermunculan, entah itu pabrik tekstil, sepatu, baju, makanan, minuman, dan lain sebagainya. Sayangnya, keberadaan pabrik-pabrik ini terbilang tidak cukup aman karena para pemilik pabrik tidak mengasuransikan pabrik mereka. Hal ini terjadi karena mereka berpikir bahwa mereka tidak membutuhkan hal tersebut. Namun, dibalik itu semua, mereka tidak menyadari kerugian yang bisa saja terjadi dikemudian hari akibat kebakaran, bencana alam, aksi kejahatan, dan alasan lainnya.

Apakah Anda seorang pemilik pabrik? Jika iya, apakah Anda sudah membeli asuransi properti untuk melindungan pabrik Anda dari kerugian? Jika belum, segera beli produk asuransi ini sekarang juga kecuali Anda ingin:

Mengalami kerugian besar apabila terjadi kerusakan

Ketika pabrik Anda kebakaran, kebanjiran, rusak akibat kejatuhan benda berat, atau rusak akibat tindak kejahatan, Anda tidak dapat mengelak dari kenyataan bahwa Anda akan mengalami kerugian yang besar. Apabila terjadinya kerusakan oleh faktor kelalaian manusia atau kejahatan dari para pelaku tindakan kriminal, Anda mungkin bisa menuntut mereka tapi tidak bisa meminta ganti rugi karena mereka biasanya memiliki kondisi finansial yang tidak stabil. Dengan adanya kondisi ini, dapat dipastikan bahwa Anda akan menghabiskan belasan atau puluhan juta rupiah untuk memperbaiki kerusakan pabrik. Di sisi lain, jika Anda memiliki asuransi properti, semua biaya perbaikan kerusakan akan dialihkan ke perusahaan asuransi sehingga Anda tidak akan merasa dirugikan.

Membuat karyawan tidak nyaman

Tidak adanya asuransi terhadap pabrik Anda akan menimbulkan rasa kurang nyaman dalam diri setiap karyawan Anda. Mungkin sekarang belum, tapi di kemudian hari saat mereka tahu kondisi pabrik Anda sebenarnya, tentu mereka akan merasa tidak nyaman. Hal ini disebabkan karena rasa takut apabila dikemudian hari pabrik mengalami kerugian besar akibat bencana alam atau kerusakan akibat faktor lainnya yang membuat pabrik tutup untuk waktu yang cukup lama. Bayangkan bagaimana karyawan Anda menutupi kebutuhan keluarga mereka jika mereka sangat berharap pada pekerjaan di pabrik Anda. Sadari bahwa mencari pekerjaan di zaman sekarang ini bukanlah hal yang mudah. Bayangkan juga jika pabrik Anda benar-benar rusak dan tutup dalam waktu yang tidak bisa ditentukan, tentu mereka akan panik dan merasa rugi. Kondisi ini bisa menimbulkan konflik antara Anda dan karyawan Anda karena mereka bisa saja menuntut uang pesangon jika Anda menutup pabrik atau bahkan mereka akan membawa kasus ini ke meja hijau.

stres aja

Mengalami stres dan depresi

Ketika mengalami kerugian besar yang membuat para pelaku bisnis harus gigit jari karena mereka harus merelakan aset-aset berharga mereka dijual, kebanyakan dari mereka akan stres dan depresi. Ini adalah permasalahan serius karena baik stres dan depresi dapat menimbulkan beragam gangguan kesehatan pada akhirnya. Bayangkan saja jika Anda merasa tertekan dan banyak pikiran, apakah Anda bisa tidur dengan nyaman? Tentu tidak. Hal ini akan membuat Anda kurang istirahat sehingga virus dan penyakit menyerang tubuh Anda dengan mudah. Pada akhirnya, Anda akan dirawat di rumah sakit dan kembali mengeluarkan uang yang banyak.

Setelah mengetahui resiko dari tidak adanya asuransi properti untuk pabrik Anda, apakah Anda masih belum yakin untuk membeli asuransi ini? Jika Anda sudah yakin, pastikan untuk membeli asuransi properti yang sesuai dengan kebutuhan Anda di perusahaan asuransi yang dapat dipercaya dan diandalkan.