Kesalahan Pemula ketika Berinvestasi

Investasi bagi PemulaHidup bukan hanya untuk saat ini, melainkan juga untuk masa yang akan datang. Makanya, sedini mungkin harus merencanakan keuangan keluarga & pribadi untuk masa depan salah satunya dengan berinvestasi. Investasi merupakan upaya untuk meningkatkan kekayaan sekaligus menghadapi inflasi yang terus meningkat. Dengan demikian, masalah finansial di masa depan dapat diminimalisir bahkan dihindari dari investasi. Hanya saja, pemula khususnya kerap melakukan kesalahan ketika berinvestasi. Apa saja kesalahan pemula ketika berinvestasi? Sebagai berikut:

Tidak tahu tujuan

Jangan berinvestasi karena ikut-ikutan teman atau ikut-ikutan trend, boleh jadi bakal merugikan di kemudian hari. Setiap orang harus punya tujuan investasi yang bisa dibuat dengan didasari 3 aspek berikut: spesifik, terukur, dan realistis. Jika investasi untuk tujuan membeli rumah: harus lebih spesifik untuk tipe atau lokasinya, harus terukur apakah tipe atau lokasi rumah sesuai dengan kebutuhan, serta harus lebih realistis apakah sesuai dengan kemampuan atau tidak. Jika semuanya sudah diketahui, akan dapat bayangan anggaran yang harus dikeluarkan.

Selanjutnya, baru pilih investasi yang tepat entah investasi forex, KPR, saham, ataupun lainnya. Jika tidak punya tujuan, investasi yang dipilih besar kemungkinan tidak bakal tepat. Seperti contoh, memilih investasi dalam bentuk deposito karena tergiur imbal hasil lumayan besar. Padahal, ingin dana investasi cair ketika anak masuk SD, SMP, atau SMA. Jelas ini investasi yang salah kaprah karena pada dasarnya dana deposito tidak boleh diambil sebelum jatuh tempo. Apabila diambil, maka akan dikenakan penalti. Mungkin akan lebih tepat jika investasi deposito digunakan untuk persiapkan pensiun Anda dari sekarang 😀

Tidak paham resiko yang bakal didapat

Berinvestasi tidak selamanya manis. Meski kecil, resiko kerugian dalam berinvestasi pasti akan ada. Setiap resiko dalam berinvestasi harus dipahami dengan baik sebelum memulai investasi. Dengan cara ini, resiko bisa diminimalisir. Seperti halnya pada investasi forex, investasi yang menjanjikan high return tapi juga high risk. Berikut faktor-faktor yang memperbesar resiko dalam investasi forex serta pengendaliannya:

  • Emosi yang tidak bisa dikontrol. Resiko akibat faktor ini bisa disiasati dengan menggunakan robot forex, software yang bisa melakukan transaksi hingga analisa tanpa melibatkan emosi.
  • Leverage yang tinggi. Semakin tinggi leverage, resiko dalam investasi forex akan makin besar karen meningkatkan hasrat untuk trading banyak posisi. Solusinya, pilih riil akun yang sesuai kemampuan & pengalaman.
  • Platform yang lambat akses. Untuk solusi dari resiko yang satu ini, sebelumnya harus mengecek platform dari broker forex dengan membuat akun demo.
  • Fluktuasi harga. Fluktuasi harga bisa sangat menguntungkan dan bisa sangat merugikan. Solusi meminimalisir kerugian akibat fluktuasi harga bisa dengan stop loss atau teknik averaging.

Bayangkan jika tidak paham akan resiko ini. Tidak ada antisipasi yang bisa dilakukan untuk meredam resiko kerugian yang tidak dapat dperkirakan jumlahnya.

Kurang memperhatikan penyesuaian

Meski telah pas dengan jenis investasi yang dipilih, jangan pernah mengabaikan penyesuaian. Ingat, investasi juga punya resiko. Dengan adanya penyesuaian, diharapkan dapat meminimalisir resiko kerugian yang bakal dihadapi. Misalnya, ketika sebelumnya memilih investasi saham agresif, tapi karena alasan fluktuasi harga penting dilakukan penyesuaian dengan memindahkan saham ke bentuk yang lebih stabil. Bisa juga sebelumnya melakukan investasi dalam bentuk investasi obligasi berjangka yang hanya bisa diambil dalam jangka waktu tertentu, kemudian dipindahkan ke deposito on call di mana dana dapat dicairkan sesuai kesepakatan minimal tujuh hari & paling lama satu bulan.

Untuk alasan ini, pemula sebelumnya harus memiliki guru sekaligus partner yang bisa mengarahkan mana investasi yang paling cocok serta strategi yang bisa dilakukan ke depannya seputar investasi. Hubungi Bu Lira Angelina jika Anda merasa pemula yang ingin panduan berinvestasi dengan aman, nyaman, dan menguntungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *